BREAKING NEWS:
Rapat Paripurna DPRD Tabanan Bahas Penetapan APBD Perubahan 2026 • Kunjungan Kerja Anggota DPRD ke Desa Terpencil
Daerah

Distribusi Pupuk Subsidi Belum Merata: Petani Kopi Pupuan Terpaksa Beli Pupuk Kimia dengan Harga Selangit

Author
Super Admin
Friday, 10 July 2026 - 07:50 WIB
News Image

TABANAN - Di tengah melambungnya harga komoditas kopi global, senyum petani kopi di Kecamatan Pupuan justru harus tertahan. Pasalnya, ruwetnya birokrasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) membuat jatah pupuk subsidi mereka dipotong sepihak atau tersendat distribusinya.

Ketiadaan solusi cepat dari Dinas Pertanian memaksa ribuan petani membeli pupuk non-subsidi dengan harga selangit di pasaran agar tanaman kopi mereka tidak gagal berbunga. "Kami ini penyumbang devisa, kopi Pupuan sudah ekspor. Tapi urusan pupuk saja pemerintah selalu telat mengurusnya setiap tahun," keluh Nengah, salah satu pengepul kopi lokal.

Dibaca 2893 kali

Komentar & Ulasan (0)

Tinggalkan Komentar & Penilaian

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan penilaian!