BREAKING NEWS:
Rapat Paripurna DPRD Tabanan Bahas Penetapan APBD Perubahan 2026 • Kunjungan Kerja Anggota DPRD ke Desa Terpencil
Daerah

Buntut Kisruh Kelangkaan Obat Saraf di RSUD Tabanan: DPRD Desak Perbaikan Sistem RME dan Manajemen Piutang

Author
Super Admin
Monday, 13 July 2026 - 07:50 WIB
News Image

TABANAN - Krisis ketersediaan obat-obatan esensial di RSUD Tabanan (BRSU) pada bulan-bulan terakhir memicu kepanikan dan kekecewaan pasien. Kisruh yang sempat viral melalui rekaman keluhan dokter senior ini membongkar karut-marut manajemen keuangan rumah sakit pelat merah tersebut.

Usut punya usut, kelangkaan obat—terutama obat saraf—terjadi karena menumpuknya utang RSUD kepada distributor farmasi hingga mencapai belasan miliar rupiah. Kondisi ini diperparah oleh kekacauan implementasi sistem Rekam Medik Elektronik (RME) yang menyebabkan ribuan berkas klaim tertolak oleh BPJS Kesehatan.

DPRD Tabanan pun meradang dan menggelar sidak darurat. "Ini masalah nyawa dan hak dasar warga, bukan sekadar masalah administrasi IT. Manajemen RSUD gagal melakukan antisipasi. Kami mendesak perombakan sistem manajerial dan audit menyeluruh terhadap piutang rumah sakit!" tegas Ketua Komisi IV DPRD Tabanan.

Dibaca 938 kali

Komentar & Ulasan (2)

Tinggalkan Komentar & Penilaian
...
Nyoman Kariasa
1 month ago

Ini kejadian nyata, ibu saya bulan lalu terpaksa beli obat sendiri di apotek luar dengan harga mahal karena di rumah sakit kosong. Kasihan rakyat kecil yang cuma mengandalkan BPJS.

Balas
...
Made Susila
1 month ago

Sama Bli, saya juga ngalamin. Katanya sistem baru, tapi kok malah nyusahin pasien. Harusnya disiapkan matang-matang dulu sebelum ganti sistem.